Modul 1 : Instalasi Debian 6 (Squeeze)


debian squeezePada kali ini kita akan membahas cara menginstall Debian 6 berbasis Text atau CLI (Command Line Interface) pada VirtualBox. Jika anda menginstall Debian pada PC secara langsung (bukan menggunakan Virtual Machine seperti VirtualBox), anda bisa langsung menuju ke langkah 14 dari tahapan tutorial di bawah ini. Tapi sebelumnya anda harus terlebih dahulu mensetting booting PC dari DVD pada boot option di BIOS.

Langkah-langkah menginstall Debian 6 (Squeeze) pada VirtualBox adalah sebagai berikut:

  1. Langkah pertama, siapkan terlebih dahulu PC host atau laptop yang di dalamnya sudah terinstall aplikasi VirtualBox. Nantinya, sistem operasi Debian 6 akan kita install di dalam VirtualBox.
  2. Dari PC host, silahkan buka VirtualBox. Klik ikon [New] atau [Baru] yang terdapat di bawah menu [File]. Kemudian klik [Next].
    install debian6_2
  3. Pada tampilan Nama Mesin dan Tipe OS, tentukan nama sistem operasi yang akan kita install dengan mengetik “Debian Squeeze” pada kolom Nama. Lalu tentukan flatform sistem operasi kita dengan mengetik “Linux” di kolom Operating System. Kemudian tulis “Debian” di kolom Version.
    install debian6_3
  4. Pada jendela Memori, tentukan jumlah memori dasar (RAM) yang akan dialokasikan pada VirtualBox. Di sini saya ketikkan “384”. Anda dapat menyesuaikannya, tergantung besarnya kapasitas RAM pada PC Host anda. Selanjutnya klik [Next].
    install debian6_4
  5. Selanjutnya, pada jendela pengaturan Hard disk, beri tanda ceck list () pada bagian Boot Hard Disk, kemudian pilih opsi Create new hard disk, lalu klik [Next].
    install debian6_5
  6. Pada tampilan jendela berikutnya, terdapat beberapa pilihan pemformatan tipe file. Di sini kita pilih tipe file VDI (VirtalBox Disk Image), lalu klik [Next].
    install debian6_6Keterangan:

    • VDI (Virtual Disk Image) = format virtual harddisk untuk virtual box
    • VMDK (Virtual Machine Disk) = format virtual harddisk untuk VMWare
    • VHD (Virtual Hard disk) = format virtual harddisk untuk VMWare
  7. Selanjutnya pada jendela Virtual disk storage details, terdapat 2 pilihan untuk menentukan besarnya alokasi hard disk yang digunakan untuk instalasi debian kita. Di sini kita pilih opsi [Dynamically allocated], lalu klik [Next].
    install debian6_7Keterangan:

    • Dynamically allocated : apabila kita memilih opsi ini, maka ukuran maksimal harddisk tersebut akan sesuai dengan angka yang kita isi. Misalnya, kita mengisi 8 GB maka ukuran maksimal hard disk virtual yang kita miliki adalah 8 GB.
    • Fixed Size : apabila kita memilih opsi ini, maka ukuran harddisk virtualnya akan sama dengan ukuran pada harddisk kita.
  8. Pada jendela Virtual disk file location and size, tentukan besarnya hard disk yang akan dialokasikan untuk Debian kita. Di sini saya tentukan sebesar 8,00 GB, kemudian pilih [Next].
    install debian6_8
  9. Pada jendela Risalah, akan tampak rangkuman apa yang sudah kita setting pada langkah-langkah sebelumnya. Selanjutnya kita klik [Next].
    install debian6_9
  10. Pada jendela berikutnya juga masih berisi rangkuman apa yang sudah disetting sebelumnya. Jika ada yang belum sesuai, anda bisa kembali ke langkah sebelumnya dengan mengklik [Back]. Namun jika sudah sesuai, lanjutkan dengan klik [Create] untuk membuat virtual machine bagi Debian.
    install debian6_10
  11. Setelah selesai membuat virtual mesin untuk Debian, maka kembali ditampilkan jendela utama VirtualBox. Pilih [Setting] >> [Storage]. Pada section Storage Tree pilih [Empty]. Lalu klik ikon yang bulat pada Attributes CD/DVD Drive. Kemudian pilih file ISO installer Debian yang sudah anda siapkan. Di sini saya menggunakan Debian 6.0.7-i386-DVD-1, lalu [Open] >> [OK].
    install debian6_11
  12. Selanjutnya kembali ditampilkan jendela utama VirtualBox. Pilih tombol [Start] untuk memulai proses instalasi Debian 6 (Squeeze).
    install debian6_12
  13. Sesaat akan ditampilkan screen utama VirtualBox seperti gambar berikut.
    install debian 7_11-b
  14. Pada jendela utama instalasi Debian, akan ditampilkan beberapa pilihan untuk memulai proses instalasi. Di sini kita menggunakan pilihan pertama yaitu instalasi Debian dengan mode text, maka pilih [Install] dengan tanda panah atas atau bawah pada keyboard, lalu tekan Enter.
    install debian6_14
    Keterangan:

    • Install : untuk menginstall Debian dengan mode text (command line)
    • Graphical Install : untuk menginstall Debian dengan mode GUI (graphic)
    • Advanced options : untuk mengatur opsi sebelum instalasi
    • Help : untuk melihat bantuan instalasi
    • Install with speech synthesis
  15. Berikutnya pada jendela pemilihan bahasa untuk proses instalasi, pilih [English] >> Enter.
    install debian6_15
  16. Tampilan selanjutnya untuk menetukan lokasi atau negara kita. Hal ini erat kaitannya dengan penentuan zona waktu untuk server kita nantinya. Karena kita akan memilih Indonesia, maka pilih [other] >> Enter.
    install debian6_16
  17. Jendela ini masih bagian dari penentuan lokasi atau negara kita, pilih [Asia] >> Enter.
    install debian6_17
  18. Pada jendela berikutnya baru ketemu dengan Indonesia, maka pilihlah [Indonesia] >> Enter.
    install debian6_18
  19. Pada jendela berikutnya yaitu masih berkaitan dengan lokasi kita, tapi hanya sebatas cadangan apabila tidak tersedia negara pada jendela sebelumnya. Di sini pilih saja [United States] >> Enter.
    install debian6_19
  20. Selanjutnya menentukan lay out keyboard yang akan kita gunakan. Agar lebih kompatibel dengan penggunaan di Indonesia, pilihlah [American English] >> Enter.
    install debian6_20
  21. Proses pendeteksian dan penambahan komponen-komponen hardware pada proses instalasi Debian. Silahkan ditunggu saja.
    install debian6_21
  22. Selanjutnya ditampilkan jendela konfigurasi network. Di sini kita diminta untuk memasukkan ip address untuk server Debian kita. Masukkan ip address interface yang digunakan sebagai server. Debian yang saya gunakan menggunakan 2 buah interface yaitu eth0 dan eth1, karena juga akan dijadikan sebagai router. Jadi, ip address yang saya masukkan di sini adalah ip address untuk eth1, yaitu 192.168.100.1. Setelah diisi, lanjutkan dengan [Continue] >> Enter.
    install debian6_22
  23. Selanjutnya akan ditampilkan jendela untuk pembuatan hostname untuk Debian kita. Silahkan anda buat nama hostname PC Debian anda. Hostname ini adalah nama dari PC kita. Jika dilihat dari jaringan, maka nama hostname inilah sebagai identifikasi dari PC kita. Di sini saya menggunakan hostname tetap dengan nama debian, lalu pilih [Continue] >> Enter.
    install debian6_23
  24. Selanjutnya kita diminta untuk memasukkan domain untuk server Debian kita, yang kelak akan sangat penting dalam pembuatan dns, webserver, dan sebagainya. Di sini saya buat saja terlebih dahulu misalnya dengan nama domain smknbinaanprovsu.com. Jika nanti anda bermaksud menggantinya kembali, anda dapat melakukannya dari konfigurasi hosts setelah selesai instalasi debian. Jika sudah dibuat domainnya, lalu pilih [Continue] >> Enter.
    install debian6_24
  25. Tampilan selanjutnya menentukan password untuk super user kita. Super user kita yang disebut dengan root merupakan user dengan hak akses paling tinggi. Jika di MS. Windows disebut dengan admin. Sekedar untuk mudah mengingatnya, di sini saya buat password dengan root (tidak ditampilkan), lalu pilih kembali [Continue] >> Enter.
    install debian6_25
  26. Kembali kita diminta untuk memasukkan password yang sama seperti sebelumnya, sebagai verifikasi bahwa pasword kita sudah sesuai. Ketikkan kembali root pada kolom Re-enter password to verify:, lalu pilih [Continue] >> Enter.
    install debian6_26
  27. Selanjutnya diminta untuk memasukkan nama lengkap super user kita. Di sini saya ketik nama lengkap saya yaitu habib ahmad purba. Anda boleh menggunakan nama yang lain. Jika sudah, pilih [Continue] >> Enter.
    install debian6_27
  28. Selanjutnya kita diminta memasukkan akun untuk super biasa, dimana kedudukannya berada di bawah super user dan hak aksesnya terbatas dalam mengoperasikan sistem Debian. Di sini saya buat nama untuk user biasa, yaitu habib. Jika sudah selesai, lalu pilih kembali [Continue] >> Enter.
    install debian6_28
  29. Tampilan selanjutnya, meminta untuk memasukkan password untuk akun user habib yang tadi sudah kita buat. Password yang saya buat adalah habib agar mudah mengingatnya, lalu pilih [Continue] >> Enter.
    install debian6_29
  30. Kembali kita diminta untuk memasukkan password yang sama untuk verifikasinya. Maka saya ketikkan habib, lalu pilih kembali [Continue] >> Enter.
    install debian6_30
  31. Selanjutnya proses instalasi akan dilanjutkan, dimana konfigurasi yang sudah kita buat akan dimasukkan ke dalam sistem Debian kita. Silahkan ditunggu prosesnya.
    install debian6_31
  32. Sekarang kita diminta untuk menentukan zona waktu. Karena tadi sudah menggunakan teritorial Indonesia, maka zona waktu Indonesia ada 3 pilihan, yaitu WIB, WITA, dan WIT (masih ingatkan kepanjangan ketiga zona waktu Indonesia?). Pilihlah zona waktu kita, di sini saya pilih [Jakarta (WIB)] >> Enter.
    install debian6_32
  33. Selanjutnya akan ditampilkan 4 pilihan metode melakukan partisi hard disk Debian kita. Karena di sini kita akan mempartisi hard disk seluruhnya secara praktis berdasarkan panduan sistem instalasi debian, maka pilihlah [Guided – use entire disk] >> Enter.
    install debian6_33
    Keterangan:

    • Guided – use entire disk : seluruh hard disk dipartisi untuk Debian
    • Guided – use entire disk and set up LVM : seluruh hard disk dipartisi dengan setup LVM
    • Guided – use entire disk and set up encrypted LVM : seluruh hard disk dipartisi dengan penambahan enkripsi LVM
    • Manual : partisi dilakukan secara manual sesuai kebutuhan kita.
  34. Selanjutnya akan ditampilkan pilihan tentang konfigurasi partisi yang akan dilakukan. Pilihlah jenis hard disk yang akan dipartisi secara manual. Di sini kita pilih [SCSI3 (0,0,0) (sda) – 8,6 GB ATA VBOX HARDDISK], walaupun mungkin pada komputer anda ukuran dan jenis hard disk bisa saja berbeda. Lalu tekan Enter.
    install debian6_34
  35. Setelah kita tentukan hard disk yang akan dipartisi, selanjutnya akan ditanya bagaimana skema partisinya. Jika anda masih belum memahami skema partisi pada linux, maka pilih saja opsi yang pertama yaitu [All files in one partition (recommended for new users)]. Pada opsi ini, kita akan mempartisi hard disk dalam satu partisi. Jika sudah dipilih, tekan Enter.
    install debian6_35
  36. Selanjutnya pilih [Finish partitioning and write changes to disk] agar partisi yang sudah kita tentukan segera diterapkan. Kemudian tekan Enter.
    install debian6_36
  37. Setelah kita tentukan hard disk yang akan dipartisi, selanjutnya muncul pertanyaan apakah kita akan membuat partisi baru hard disk yang sudah kita pilih sebelumnya? Jawablah dengan memilih [Yes] untuk menerapkan partisi. Lalu tekan Enter.
    install debian6_37
  38. Maka proses penerapan partisi pada hard disk dan instalasi system dasar akan berlangsung. Silahkan ditunggu hingga selesai.
    install debian6_38
  39. Selanjutnya sistem meminta untuk men-scan DVD Debian yang lain. Jika ada file ISO DVD2, DVD3, dan seterusnya, silahkan di-mount dari VirtualBox terlebih dahulu. Tujuannya agar tertulis alamat repositori DVD2, DVD3 dan seterusnya pada file sources.list di sistem Debian, sehingga ketika kita hendak menginstalasi paket-paket tambahan lainnya kelak, kita tinggal me-mount-kan DVD yang diminta sistem Debian. Dalam tutorial ini, kita tidak perlu men-scan DVD2, DVD3, dan seterusnya, karena langkah ini dapat dilaksanakan kelak pada saat instalasi paket-paket Debian yang dibutuhkan. Untuk itu pilih saja [No], lalu Enter.
    install debian6_39
  40. Selanjutnya, proses instalasi akan meminta kita apakah akan menginstall paket tambahan melalui jaringan internet (network mirror)? Saya rasa kita tidak perlu menginstall melalui jaringan internet, karena PC kita saat ini tidak terhubung ke internet. Untuk itu pilihlah [No] lalu Enter.
    install debian6_40
  41. Kemudian, proses instalasi meminta kesediaan kita untuk berpartisipasi dalam survey paket Debian. Kita tidak perlu berpartisipasi, maka pilihlah [No], lalu tekan Enter.
    install debian6_41
  42. Sekarang tiba saatnya untuk memilih software atau aplikasi yang turut serta untuk diinstall pada Debian server kita. Anda dapat memilih atau tidak memilih software yang akan diinstall dengan menggunakan tombol Space Bar pada keyboard. Dalam tutorial ini, software yang diinstal hanyalah [Standard system utilities], agar proses intalasi lebih cepat. Instalasi software-software ini dapat juga kita lakukan kelak setelah proses intalasi Debian 6 ini selesai. Jika sudah ditandai software yang akan diinstal, selanjutnya pilih [Continue] lalu Enter.
    install debian6_42
  43. Selanjutnya proses instalasi dan konfigurasi software akan dimasukkan dalam sistem operasi Debian kita. Tunggu hingga prosesnya selesai.
    install debian6_43
  44. Pada jendela berikutnya, proses instalasi meminta untuk menginstall GRUB boot loader pada Master Boot Record. Boot Loader adalah suatu program yang sudah tertanam pada suatu sistem operasi untuk mem-boot atau memanggil sistem operasi yang ada pada hard disk dan media boot lainnya seperti flashdisk. Contoh boad loader pada linux adalah GRUB dan LILO. Biasanya Boot Loader digunakan untuk memilih sistem operasi yang ada pada hard disk, karena pada hard disk tersebut terdapat lebih dari 1 sistem operasi. Di sini kita menggunakan boot loader GRUB, maka pilihlah [Yes] lalu tekan Enter.
    install debian6_44
  45. Selanjutnya proses akhir instalasi Debian akan dilanjutkan. Untuk itu tunggulah hingga selesai.
    install debian6_45
  46. Setelah selesai proses intalasi, maka akan ditampilkan pesan konfirmasi bahwa instalasi telak komplet. Pilihlah [Continue] lalu Enter.
    install debian6_46
  47. Selanjutnya, PC akan reboot untuk merefresh hasil instalasi yang sudah selesai dibuat. Keluarkan DVD installer dari DVD Drive atau Unmount file ISO Debian dari VirtualBox sehingga booting Debian melalui hard disk. Tunggu hingga muncul jendela login untuk masuk ke sistem Debian kita.
    install debian6_47
  48. Setelah muncul menu login, maka masukkanlah nama user dan password agar kita bisa mengoperasikan dan mengkonfigurasi server Debian kita. Masukkan user anda sebagai super user atau sebagai user biasa yang diikuti dengan password-nya. User dan password ini dapat anda lihat lagi pada saat awal proses instalasi sebelumnya.
    install debian6_48
  49. Apabila user dan password yang kita isi terlah sesuai, maka tampilan utama Debian server dalam mode Text (Command line) seperti gambar berikut. Jika sudah ditampilkan demikian, maka instalasi Debian yang kita laksanakan sudah berfugnsi dengan baik, dan siap untuk install dan dikonfigurasi paket software tambahan untuk dijadikan sebagai server.
    install debian6_49Dari gambar di atas, sudah ditampilkan tanda pagar (#) pada prompt-nya, yang menunjukkan bahwa user aktif adalah sebagai super user dan memiliki hak akses penuh terhadap sistem Debian. Dengan hak akses super user inilah anda dapat menginstall dan mengkonfigurasi paket-paket aplikasi dan software yang akan dimasukkan ke dalam server Debian kita. Jika tanda prompt-nya masih tanda dollar ($), berarti user yang aktif masih user biasa. Untuk mengaktifkannya anda harus mengetikkan perintah “su” (tanpa tanda petik), lalu tekan Enter. Selanjutnya masukkan password super user dan akhiri dengan Enter.

.

Demikianlah tutorial Cara Install Debian 6 (Squeeze) Berbasis Text menggunakan VirtualBox. Semoga bermanfaat dan dapat membantu anda dalam proses Instalasi Debian 6. Saran dan koreksi dari anda merupakan penghargaan yang tiada ternilai.

Jika anda berminat untuk mendownload file PDF tutorial ini, silahkan klik Modul 1_Install Debian 6 (Squeeze) Mode Text. Terima kasih atas kunjungan anda.

Posted on 27/09/2013, in debian 6 squeeze, debian server, Linux, NETWORKING, Tutorial and tagged , , , , . Bookmark the permalink. 1 Comment.

  1. mas,cara membuat 2 buah interface nya gmn?yg ether0 ama ether1?

Berikan Komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: