Modul 11 Instalasi dan Konfigurasi NTP di Debian Server


Pengertian dan Fungsi

ntpNTP Server adalah kepanjangan dari Network Time Protokol, sebuah protokol untuk mensinkronkan sistem waktu pada komputer terhadap sumber yang akurat melalui jaringan intranet atau internet. Sedangkan NTP Server sendiri adalah sebuah server yang mensinkronkan waktunya terhadap sumber waktu akurat dan mentransmisikan paket informasi waktu kepada komputer client yang meminta.

Prinsip Kerja NTP Server

NTP bekerja dengan menggunakan algoritma Marzullo dengan menggunakan referensi skala waktu UTC. NTP server-pun tidak berdiri sendiri, tetapi NTP server juga saling bersikronisasi dengan server NTP lainnya. Setiap server berada dilevel tertentu yang sering disebut dengan istilah stratum. Terdapat 15 stratum, semakin kecil nilai stratum semakin tinggi kedudukan atau level-nya. Level stratum dihitung dari angka 0 hingga 14, dan stratum 0 bukanlah server namun stratum ini adalah peralatan waktu yang sangat presisi seperti jam atom yang terhubung langsung dengan server stratum 1. Kemudian jaringan NTP stratum 1 ini akan mendistribusikan perhitungan waktu akurat ini ke dalam jaringan lain dengan protokol NTP yang disebut stratum 2. Komputer dalam jaringan tersebut dapat menyinkronkan jaringan lain yang disebut stratum 3, dan seterusnya sampai stratum 15.

Misal, kita berada di Indonesia, maka sistem kita akan terhubung ke NTP server yang berada di Indonesia, kalau sebelumnya sistem kita sudah dikonfigurasi dan sikron ke NTP tersebut. Mungkin anggapan orang awam, kalau mengatur waktu di OS itu tinggal lihat jam saja, namun di Linux memiliki kelebihan dibalik apa yang orang awam tidak disadari yaitu ketika proses penginstalasian berlangsung, kita disuruh untuk memiliki zona waktu. Nah, disinilah sistem akan menset regional waktu kita, ketika kita update sistem kita, secara tidak kita sadari sistem juga akan mensinkronkan waktu kita dengan server repositori pusat dengan bantuan NTP server.
.

Instalasi, Konfigurasi dan Pengujian NTP Server Debian

Langkah-langkah instalasi, konfigurasi dan pengujian NTP server Debian, sebagai berikut:

  1. Membuat subdomain NTP pada server.
    Sebelumnya saya sampaikan, domain server saya adalah smknbinaanprovsu.com. Maka, kita akan membuat subdomain dengan nama ntp.smknbinaanprovsu.com. Untuk membuat sub domain ini, kita setting di pengaturan DNS atau di direktori /etc/bind. Caranya, masuk ke direktori /etc/bind terlebih dahulu untuk melihat file forward dns. Di sini terlihat bahwa file forward DNS adalah db.smknbinaan. Anda bisa mengeceknya terlebih dahulu saat menginstall DNS server anda sebelumnya.
    1
    .
  2. Edit file forward db.smknbinaan dengan editor nano.
    1b
    .
  3. Tambahkan subdomain ntp pada file forward dns ini.
    2
    Setelah ditambahkan script tersebut, simpan konfigurasi tersebut dengan tombol Ctrl + X pada keyboard, lalu Y dan Enter.
    .
  4. Selanjutnya, agar hasil konfigurasi subdomain ntp tersebut aktif di DNS server, restart layanan DNS server kita dengan perintah: # /etc/init.d/bind9 restart
    3
    .
  5. Kita uji dengan perintah ping apakah sudah aktif subdomain ntp.smknbinaanprovsu.com tersebut.
    4
    Pastikan hasil ping ke subdomain server berjalan dengan baik.
    .
  6. Menyetting tanggal saat ini di server Debian.
    Karena kita akan menjadi server sebagai parameter waktu untuk PC client, maka terlebih dahulu kita set waktu kini pada server Debian. Sebelum kita set waktu, cek terlebih dahulu tanggal saat ini yang digunakan di server Debian. Perintahnya: # date
    Jika waktu yang ditampilkan tidak sesuai, maka gunakan perintah: # date –s tanggal-saat-ini (formatnya: yyyy-mm-hh).
    5a
    .
  7. Untuk mensetting jam, gunakan perintah: # data –s jam-saat-ini (formatnya: hh-mm-ss).
    5b
    .
  8. Instalasi paket NTP.
    Setelah selesai membuat subdomain dan setting waktu, maka saatnya menginstall paket NTP server. Siapkan DVD-1 Debian di CD Rom Drive, lalu mount dengan perintah: #apt-cdrom add.
    Setelah DVD-1 Debian dibaca oleh server, selanjutnya install paket NTP dengan perintah:
    # apt-get install ntp ntpdate
    5c
    Jika dalam proses instalasi muncul pesan “Do you want to continue [Y/n] ?” ketikkan Y dari keyboard dan Enter. Maka tunggu hingga proses intalasi Samba selesai.
    .
  9. Setelah proses instalasi selesai, edit file utama konfigurasi ntp di /etc/ntp.conf. Perintahnya:
    # nano /etc/ntp.conf
    5d
    .
  10. Setelah file ntp.conf terbuka, cari script #server ntp.your-provider.example. Biasaya terletak di baris ke-17 dari atas. Ganti script tersebut menjadi server ntp.smknbinaanprovsu.com (tergantung nama subdomain ntp server anda, dan hilangkan tanda # yang ada di depannya). Sehingga seperti gambar berikut ini.
    6
    .
  11. Selanjutnya cari lagi script server 0.debian.pool.ntp.org iburst. Biasanya berada pada baris ke-22. Berikan tanda # di depan script tersebut, termasuk script yang di bawahnya, yaitu server 1…, server 2…, server 3… (baris ke-22 hingga baris ke-25). Selanjutnya tambahkan juga dua (2) baris script di bawahnya, yaitu:
    server 127.127.1.0 iburs
    fudge 127.127.1.0 stratum 1
    Sehingga tampak seperti gambar berikut:
    7
    .
  12. Selanjutnya cari juga script restrict -4 default kod notrap nomodify nopeer noquery (baris ke-38) dan script restrict -6 default kod notrap nomodify nopeer noquery (baris ke-39). Berikan tanda # di depannya untuk menonaktifkan fungsi kedua baris script tersebut. Sehingga tampilannya seperti gambar berikut.
    8
    .
  13. Kemudian cari juga script: #restrict 192.168.123.0 mask 255.255.255.0 notrust (baris ke-48). Di bawahnya ketikkan script baru, yaitu restrict 200.200.200.0 mask 255.255.255.0 nomodify notrap (200.200.200.0 adalah IP network server). Sehingga tampilannya seperti gambar berikut.
    9
    Setelah dibuat seperti langkah di atas, simpan hasil konfigurasi dengan tombol Ctrl + X di keyboard, lalu Y dan Enter.
    .
  14. Selanjutnya, agar hasil konfigurasi NTP server tersebut aktif, restart dengan perintah:
    # /etc/init.d/ntp restart
    10
    .
  15. Selesai konfigurasi di server Debian. Selanjutnya kita cek waktu di PC client. Buka pengaturan tanggal dan jam di PC client. Caranya, selain dari Control Panel, bisa juga dari Taksbar. Klik pada tampilan tanggal dan jam di Taskbar.
    11
    .
  16. Pada tampilan selanjutnya, klik tab Internet Time >> ceklist Synchronize with an Internet time server >> ketikkan subdomain ntp.serverkita >> Update. Tunggu hingga muncul konfirmasi bahwa sinkronisasi waktu pada PC client ke server NTP telah berhasil. Lalu klik OK >> OK.
    12
    .
  17. Terakhir, uji apakah sudah terdapat kesamaan tanggal dan jam antara Server dengan PC Client dengan cara membandingkan tampilan jam dan tanggal pada masing-masing. Anda juga bisa mengubah-ubah tanggal dan jam pada server, selanjutnya update sinkron waktu pada PC client. Kemudian cek dan bandingkan, apakah waktu di PC client mengikuti waktu yang ada di server. Jika tampilan waktu sudah sama, berarti instalasi dan konfigurasi NTP server telah berjalan dengan baik.
    13
    .

Demikianlah tutorial tentang cara Instalasi, Konfigurasi dan Pengujian NTP pada Server Debian. Anda dapat mendownload tutorial di atas dalam format PDF pada link berikut: Instalasi dan Konfigurasi NTP pada Server Debian. Anda dapat juga melihat video tutorialny di SINI. Semoga bermanfaat dan terima kasih.

Posted on 22/10/2013, in BAHAN AJAR, debian 6 squeeze, debian server, Linux, NETWORKING and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Berikan Komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: